HJB ke-544 Kota Bogor Usung Semangat "Bogor Nanjeur", Hadirkan 42 Event untuk Warga

Table of Contents


KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dengan mengusung tema "Bogor Nanjeur". Perayaan yang berlangsung sepanjang Juni 2026 ini tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, budaya, dan olahraga yang ditujukan untuk masyarakat.

Tema "Bogor Nanjeur" menggambarkan semangat Kota Bogor untuk tetap berdiri tegak menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Hari Jadi Bogor sendiri diperingati setiap 3 Juni berdasarkan peristiwa penobatan Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi sebagai Raja Pakuan Pajajaran pada 3 Juni 1482. Peristiwa tersebut menjadi tonggak sejarah lahirnya pemerintahan di wilayah Bogor yang kini berkembang menjadi salah satu kota strategis di Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menilai kekompakan antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, berbagai program pembangunan akan berjalan lebih efektif apabila didukung partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa perayaan HJB harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia meminta seluruh perangkat daerah menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung serta melibatkan berbagai komunitas dan mitra strategis.

"Perayaan hari jadi kota harus dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, seluruh kegiatan harus memberikan manfaat dan pelayanan yang nyata," ujar Dedie.

Ketua Panitia HJB ke-544 Kota Bogor, Iceu Pujiati, menjelaskan bahwa terdapat 42 agenda kegiatan yang digelar sepanjang Juni 2026. Rangkaian kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perangkat daerah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

Pada 3 Juni 2026, rangkaian peringatan diawali dengan upacara bendera di Balai Kota Bogor dan rapat paripurna DPRD Kota Bogor. Pada hari yang sama juga dilakukan aktivasi Museum Pajajaran di kawasan Batutulis sebagai upaya memperkuat edukasi sejarah dan budaya bagi masyarakat.

Berbagai program sosial menjadi salah satu fokus utama dalam HJB tahun ini. Pemkot Bogor menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, bantuan pendidikan untuk ribuan siswa SMP swasta, program penebusan ijazah, hingga penguatan program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) guna menekan angka putus sekolah.

Di bidang kesehatan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan sunatan massal gratis untuk 544 peserta, persalinan gratis di puskesmas, pemeriksaan kesehatan dengan tarif khusus, donor darah, hingga vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan.

Selain itu, Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor juga menggelar Job Fair pada 8-9 Juni 2026 dengan menghadirkan sekitar 30 perusahaan dan menyediakan 1.000 lowongan pekerjaan bagi pencari kerja.

Berbagai kegiatan budaya dan olahraga turut memeriahkan HJB ke-544, mulai dari HJB Run, Bogor City Trail, Bogor Green Cycling, festival budaya Sunda, bazar UMKM, hingga pameran ekonomi kreatif. Puncak perayaan akan berlangsung pada 27 Juni 2026 melalui Helaran Hari Jadi Bogor di Jalan Jenderal Sudirman yang menjadi agenda tahunan paling dinantikan masyarakat.

Memasuki usia ke-544 tahun, Kota Bogor terus berupaya menjaga warisan sejarah sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui semangat "Bogor Nanjeur", pemerintah berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Kota Bogor yang maju, nyaman, dan sejahtera.

Posting Komentar