Farhan Dorong Pembinaan Karakter Warga Binaan Lewat Latihan Gabungan Pramuka di Lapas Banceuy
Kegiatan yang mengusung tema Bersaudara, Berprestasi, dan Berkarya tersebut diikuti sekitar 110 warga binaan dari berbagai lapas dan rutan di wilayah Bandung Raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter sekaligus persiapan bagi warga binaan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa setiap warga binaan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk kembali berkontribusi di masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.
"Setiap orang berhak secara adil mendapatkan kesempatan untuk berada kembali di tengah masyarakat sesuai dengan kemampuan, keinginan, serta nilai dan norma yang berlaku di masyarakat," ujar Farhan.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta menumbuhkan kepedulian dan rasa cinta tanah air.
Farhan menilai latihan gabungan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana membangun mental dan karakter warga binaan agar lebih siap menghadapi kehidupan setelah bebas nanti.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran berharga untuk memperbaiki diri dan menyusun masa depan yang lebih baik.
"Pengalaman hidup itu jangan dijadikan sebagai trauma, tetapi jadikanlah sebagai pelajaran agar menjadi bekal menghadapi kehidupan masa depan yang masih panjang," katanya.
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, Farhan menilai penguatan karakter menjadi kebutuhan yang semakin penting. Menurutnya, setiap individu harus memiliki kemampuan memilah dan memanfaatkan informasi secara bijak.
Pemerintah Kota Bandung berharap sinergi antara Gerakan Pramuka dengan lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan negara, dan lembaga pembinaan khusus anak terus diperkuat guna menghadirkan ruang pembelajaran yang positif bagi warga binaan.
Rangkaian kegiatan latihan gabungan ini meliputi diskusi, perlombaan kepramukaan, pembinaan karakter, malam keakraban, hingga penyerahan bibit tanaman sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan semangat membangun masa depan yang lebih baik.

Posting Komentar