PT BLST IPB University Kembangkan Model MBG Berbasis Inovasi dan Ekosistem Pangan Terintegrasi

Table of Contents

 

Direktur PT BLST IPB (Ist)

BOGOR – PT Bogor Life Science and Technology (BLST) IPB University mengembangkan model implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis inovasi dan ekosistem pangan terintegrasi. Model tersebut disiapkan untuk mendukung penguatan program MBG nasional agar tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga pembangunan sistem pangan berkelanjutan dari hulu hingga hilir.

PT BLST merupakan perusahaan induk IPB University berbasis inovasi dan kepakaran yang berada di kawasan Science Techno Park IPB University. Dalam pengembangan MBG, perusahaan ini mengambil peran dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan pendekatan yang mengintegrasikan riset kampus, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan rantai pasok pangan lokal.

Direktur PT BLST, Luhur Budijarso, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan model SPPG yang dapat menjadi contoh pengembangan MBG di berbagai daerah.

“Harapan kami sederhana namun serius yaitu SPPG yang dikelola PT BLST ini dapat menjadi model yang bisa direplikasi secara nasional. Bukan hanya soal dapurnya, tapi kesempatan berkontribusi di lapangan dan mendukung keberhasilan program pemerintah,” ujarnya.

Saat ini PT BLST tengah menyiapkan dua dapur MBG di Kecamatan Ciampea dan Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Salah satu dapur disebut telah siap beroperasi dengan target awal melayani ribuan penerima manfaat di wilayah sekitar.

Menurut Luhur, pendekatan yang dikembangkan PT BLST berbeda karena tidak hanya membangun fasilitas dapur, tetapi juga membangun rantai pasok pangan yang melibatkan petani, peternak, koperasi, hingga pelaku usaha pangan lokal sebagai pemasok yang terstandar dan berkelanjutan.

“Kami tidak hanya membangun dapur, kami membangun rantai pasoknya,” katanya.

Melalui pendekatan tersebut, inovasi yang selama ini berkembang di lingkungan IPB University diharapkan dapat diterapkan langsung dalam implementasi MBG. Mulai dari pengembangan varietas pangan lokal unggulan, formulasi menu berbasis kebutuhan gizi, hingga teknologi pengolahan pangan sederhana yang efisien.

Pengembangan model MBG ini juga melibatkan dosen dan mahasiswa IPB melalui program pengabdian masyarakat, pelatihan, serta riset pangan. Konsep tersebut disebut menjadi bagian implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat secara langsung di lapangan.

Selain itu, PT BLST memastikan seluruh sistem pengelolaan pangan dalam program MBG memenuhi prinsip ASUH atau Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Pengawasan dilakukan di bawah koordinasi Lembaga Riset Internasional Pangan, Gizi, Kesehatan, dan Halal IPB dengan audit internal berkala yang dibuka untuk verifikasi publik.

Posting Komentar