Wali Kota Bekasi Perluas Jejaring Global untuk Mempercepat Kemajuan Kota
![]() |
| Pemerintah Kota Bekasi menerima kunjungan resmi dari Pemerintah Kota Izumisano Perfektur Osaka, Jepang, pada Kamis, 24 Juli 2025 (Pemkot Bekasi) |
KOTA BEKASI- Pemerintah Kota Bekasi terus memperluas jejaring kerja sama internasional sebagai bagian dari strategi mempercepat transformasi pembangunan daerah menuju kota metropolitan yang modern, adaptif, dan berdaya saing global. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, berbagai langkah kolaboratif dilakukan untuk membuka peluang investasi, transfer teknologi, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kemitraan lintas negara.
Salah satu langkah strategis terbaru ialah penguatan kerja sama Sister City antara Kota Bekasi dengan Kota Seongnam, Korea Selatan, serta Kota Izumisano, Jepang, yang ditandatangani dalam rangka memperluas kolaborasi pembangunan antarwilayah. Program sister city Bekasi dengan Seongnam kembali diperkuat pada April 2026, dengan fokus pengembangan layanan publik, teknologi kota pintar, transportasi cerdas, hingga infrastruktur berkelanjutan.
Selain itu, penjajakan kerja sama dengan Izumisano diarahkan untuk membuka peluang kolaborasi di bidang pengembangan ekonomi daerah, investasi, hingga perluasan kesempatan kerja internasional bagi masyarakat Kota Bekasi.
Tri Adhianto menegaskan, pembangunan kota modern tidak cukup hanya mengandalkan pola kerja internal birokrasi, tetapi juga membutuhkan keterbukaan terhadap inovasi dan praktik terbaik dari berbagai kota maju dunia.
“Setiap daerah harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Kita perlu belajar dari kota-kota yang telah berhasil membangun sistem perkotaan modern agar dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat Kota Bekasi,” ujarnya.
Menurutnya, kemitraan internasional tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dalam menyiapkan Bekasi menghadapi tantangan urbanisasi, pertumbuhan ekonomi, dan kompetisi antarwilayah di masa depan.
Sebagai kota penyangga ibu kota dengan populasi lebih dari 2,6 juta jiwa, Bekasi dinilai harus bergerak progresif agar mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi utama di Jawa Barat.
Tak hanya memperkuat jejaring global, Pemerintah Kota Bekasi juga menegaskan bahwa seluruh langkah strategis tersebut tetap diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan lokal, mulai dari peningkatan infrastruktur, memperluas lapangan kerja, penguatan ekonomi masyarakat, penataan lingkungan, hingga peningkatan kualitas layanan publik.
Ke depan, sinergi lintas negara melalui kerja sama strategis diyakini akan menjadi fondasi penting dalam mendorong Bekasi tumbuh sebagai kota jasa, perdagangan, dan hunian modern yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Posting Komentar