Kompensasi Sopir Angkot dan Becak Jabar Mulai Dicairkan Jelang Mudik 2026

Table of Contents

BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mencairkan uang kompensasi bagi para sopir angkot, becak, dan andong yang tidak beroperasi selama masa arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026. Kebijakan ini diberikan sebagai pengganti potensi kehilangan pendapatan akibat pembatasan operasional transportasi tersebut.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, sebanyak 3.000 pengemudi menerima kompensasi dengan total dana yang disiapkan mencapai Rp6,9 miliar. Ia memastikan proses pencairan telah dimulai dan ditargetkan selesai dalam waktu singkat.

“Saya sudah cek Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi Jawa Barat, seluruh uangnya sudah mulai terdistribusi malam ini dan besok selesai semuanya,” ujar Dedi Mulyadi, Jumat (14/3/2026).

Para penerima kompensasi berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Garut, Cirebon, Subang, Bogor, Cianjur, Padalarang, Lembang, serta Kota Bandung. Sebagian sopir diliburkan sebelum Idulfitri, sementara lainnya setelah hari raya untuk mengantisipasi lonjakan arus wisata.

Selain bantuan kompensasi, Pemprov Jawa Barat juga menyiapkan layanan kesehatan bagi pemudik. Salah satunya dengan mengoperasikan mobil Mercy milik gubernur yang telah dimodifikasi menjadi kendaraan layanan kesehatan darurat di ruas Tol Cipali.

Dedi menjelaskan, inovasi tersebut terinspirasi dari kejadian warga yang melahirkan di pinggir jalan tol saat perjalanan mudik. Dengan fasilitas tersebut, diharapkan layanan medis darurat dapat diberikan lebih cepat dan layak.

Ia juga mengimbau masyarakat menghargai petugas di lapangan serta menyampaikan apresiasi kepada petugas kebersihan yang tetap bekerja selama perayaan Idulfitri.

Posting Komentar