Arus Balik H+3 Lebaran, Antrean Kendaraan di Jalur Utama Cianjur Mengular Hingga 18 Kilometer
Memasuki H+3 Lebaran, volume kendaraan yang melintas di jalur utama Cianjur, Jawa Barat, mengalami peningkatan signifikan. Arus kendaraan didominasi pemudik yang kembali ke perantauan seperti Jabodetabek dan Banten. Antrean panjang terlihat sejak Senin pagi hingga petang di sejumlah ruas jalan utama.
Pantauan di lapangan menunjukkan peningkatan volume kendaraan sudah terjadi sejak Minggu malam. Puncak arus balik bahkan diperkirakan terjadi sejak dini hari, ditandai dengan antrean panjang di sejumlah titik rawan kemacetan, mulai dari Jalan Raya Bandung-Cianjur, Jalan Raya Puncak-Cianjur, hingga Jalan Raya Cianjur-Sukabumi.
Polres Cianjur sempat memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah lokal di Jalan Raya Bandung-Cianjur dan Jalan Raya Puncak-Cianjur setelah antrean kendaraan mengular hingga sekitar 8 kilometer. Langkah ini dilakukan untuk mencairkan kepadatan yang didominasi kendaraan dari arah Bandung menuju Puncak.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan puncak arus balik pada H+3 menyebabkan antrean panjang di sejumlah titik rawan. Petugas sempat melakukan penyekatan dan penutupan arus secara bergantian selama beberapa puluh menit guna mengurai kepadatan.
Memasuki petang, antrean kembali memanjang hingga sekitar 18 kilometer akibat tingginya volume kendaraan pemudik yang menuju Puncak-Bogor bercampur dengan kendaraan wisatawan. Untuk mengantisipasi kemacetan total, petugas menutup jalur dari Tugu Lampu Gentur dan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi, sementara di jalur Puncak Pass menuju Bogor diberlakukan sistem satu arah situasional.

Posting Komentar