Ledakan di Jalan Perintis: Tragedi Truk Tangki di Cianjur Membakar Ruko, Pos Polisi, dan Jiwa

Table of Contents

Sebuah insiden tragis pecah di malam hari pada Sabtu (1/11/2025), ketika sebuah truk tangki bermuatan BBM terguling di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Peristiwa ini kemudian berubah menjadi kobaran api masif yang menghanguskan enam ruko, tiga rumah warga, serta menewaskan sebagian kendaraan yang berada di lokasi. 

Menurut laporan kepolisian, truk yang datang dari arah Bandung menuju Sukabumi itu tiba-tiba kehilangan kendali. Sebelum terguling, truk menabrak kendaraan parkir di pinggir jalan yang berisi air mineral. Zat BBM sebanyak sekitar 2.400 liter tumpah ke aspal, menciptakan situasi sangat berbahaya. 

Meski BBM yang tumpah telah mengalir ke beberapa titik, api tidak langsung menyala. Namun kata polisi, beberapa menit kemudian muncul percikan api — diduga dari area bundaran Perintis Kemerdekaan–Pasirhayam — yang kemudian menyambar tumpahan tersebut dan menyebabkan ledakan keras. 

Api dengan cepat menjalar, merembet ke ruko-ruko di sekitarnya hingga ke pos polisi. Di pos itu, ada empat kendaraan yang sedang terparkir, semuanya ikut terbakar. Saksi mata juga melaporkan suara ledakan berulang yang membuat warga panik dan mengungsikan diri. 

Pihak pemadam kebakaran menurunkan enam unit mobil damkar untuk meredam kobaran api yang begitu besar. Sementara itu, tim Inafis Polres Cianjur bersama Damkar masih menyelidiki sumber percikan api dan penyebab utama kecelakaan. 

Korban luka juga dilaporkan. Salah satu saksi mata menyebut seorang pengendara motor terperosok ke genangan BBM, lalu tersambar api hingga tubuhnya terbakar. Korban segera dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur

Respons dari Pertamina datang cepat. Dalam keterangan resminya, Pertamina Patra Niaga menyatakan stok BBM untuk wilayah Cianjur tetap aman dan pasokan tidak terganggu. Mereka juga mencatat korban luka-luka serta berkoordinasi dengan pihak berwenang dan masyarakat terdampak sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.

Kini, penyelidikan intensif terus berlangsung. Polisi fokus untuk mengungkap titik awal percikan api, sementara Pertamina menyatakan akan melakukan evaluasi internal agar tragedi serupa tak terulang. Semangat pemulihan pun menguat di tengah sisa debu dan bekas hangus — warga Cianjur berharap tragedi ini menjadi pembelajaran penting soal risiko transportasi BBM.

Posting Komentar